4 Langkah Pemeliharaan Tanaman Wortel yang Dijamin Berhasil
Wortel Photo by David Holifield

4 Langkah Pemeliharaan Tanaman Wortel yang Dijamin Berhasil

Sayur populer yang mempunyai beragam manfaat satu ini memang menjadi favorit petani dikarenakan sifatnya yang tahan terhadap hama dan penyakit. Tanaman wortel juga menjadi primadona berbagai kalangan usia yang tidak terlalu menyukai sayur. Wortel disebut memiliki rasa yang lebih enak dibandingkan sayuran yang lainnya. Selain menjadi bahan makanan, wortel juga bisa dijadikan jus atau olahan makanan lainnya yang pastinya enak dan memiliki warna yang mencolok. Hal inilah yang menjadikan wortel tidak pernah surut akan permintaan.

Di sisi lain, wortel memiliki harga ekonomis yang terbilang cukup tinggi di pasaran, yaitu sekitar Rp 8.000 per kg. Harga ini akan mengalami melonjak tinggi apabila terdapat kenaikan permintaan di pasar atau menurunnya stok wortel di pasaran, dengan harga di kisaran Rp 20.000 per kg. Yang pasti yaitu harga jual tersebut disesuaikan dengan kualitas wortel yang mampu di tawarkan oleh petani wortel.

Membahas tentang kualitas wortel, tentu saja tidak bisa terlepas dari cara perawatan tanaman wortel yang baik dan benar, sehingga dapat menghasilkan wortel dengan kualitas tinggi. KerabaTani tidak hanya menyediakan platform yang memabantu para petani berkonsultasi dengan para ahli di bidangnya atau berbagi pengalaman dengan para petani lainnya, namun KerabaTani juga menyediakan informasi – informasi mengenai pertanian yang tentunya sangat bermanfaat bagi para petani. Berikut kami sediakan informasi mengenai 4 langkah pemeliharaan tanaman wortel yang dijamin berhasil.

  1. Irigasi

Irigasi dapat dilakukan dengan berbagai metode. Namun yang paling umum dilakukan adalah dengan menggenangi parit. Pengirigasian dilakukan oleh petani dengan menyesuaikan kondisi udara disekitar. Apabila udara sangat panas, penyiraman bisa dilakukan sebanyak 1-2 kali sehari. Selain itu, apabila tanaman wortel sudah tumbuh besar, penyiraman dapat dikurangi intensitasnya.

  1. Penyiangan Gulma dan Penjarangan Tanaman

Penyiangan gulma dilakukan bersamaan dengan penjarangan tanaman untuk memisahkan tanaman sehat dari tanaman yang sakit, tanaman cacat dan gulma. Kegiatan ini dilakukan secara hati-hati menggunakan tangan untuk meminimalisir kesalahan. Kesalahan yang dimaksud adalah kekeliruan pada saat pemisahan tanaman wortel yang terserang hama atau penyakit dengan tanaman wortel yang sehat. Penjarangan tanaman dilakukan agar pertumbuhan ubi wortel sempurna yang dilakukan dengan jarak sekitar 5 – 10 cm.

  1. Pemupukan

Pemupukan lanjutan dilakukan pada 30 HST dengan menggunkan dosis :

  • 100 kg/ha Urea
  • 100 kg/ha TSP
  • 30 kg/ha KCl

Pemberian pupuk dilakukan dengan menaburkannya dalam bentuk alur yang berjarak sekitar 5 cm dari pangkal tanaman.

  1. Pembumbunan (Hilling)

Pembumbunan dilakukan dengan mencangkul sebagian tanah dari sela petakan (parit) dan menumpuknya di sisi kanan dan sisi kiri petakan. Pembumbunan dilakukan dengan tujuan untuk mencegah umbi terpapar cahaya matahari yang melebihi intensitas sebenarnya yang dibutuhkan oleh tanaman wortel.

Leave a Reply