Apa itu nematoda? Ini dia penjelasan beserta cara penanganannya

Apa itu nematoda? Ini dia penjelasan beserta cara penanganannya

Apakah itu nematoda? Mungkin banyak orang masih asing dengan jenis hama yang satu ini. Nematoda merupakan nama latin dari cacing gilig atau gelang. Secara umum, nematoda mempunyai bentuk tubuh dan ukuran yang beragam mulai di bawah 1 mm hingga lebih dari 1 meter. Nematoda mudah ditemukan dimanapun, baik di air tawar, air laut air payau maupun tanah. Kemampuan adaptasi yang tinggi inilah yang menyebabkan nematoda juga bias hidup dalam tubuh makhluk hidup. Beberapa jenis nematoda yang saprofit justru sangat menguntungkan pada tanaman karena mempercepat proses tanaman yang mati menjadi tanah. Namun, nematoda memang dominan menjadi parasit bagi makhluk hidup. Nematoda berpotensi menimbulkan kerusakan pada tanaman, sehingga mengakibatkan penurunan produksi, yang akhirnya merugikan petani.

Salah satu jenis nematoda yang bersifat parasit adalah Puru akar (Meloidogyne spp) yang menyerang tanaman tomat. Mula-mula, tanaman tomat yang terserang jenis nematode yang satu ini akan memunculkan beberapa gejala, seperti tanaman menjadi kerdil, daun menguning, hingga terdapat bintil-bintil (Puru) akar pada tanaman. Jika muncul gejala-gejala tersebut, maka segera lakukan penanganan terhadap tanaman dengan du acara, yaitu :

  1. Cara mekanis dengan mencabut tanaman yang terinfeksi
  2. Menghindari penanaman tomat dan sejenisnya (kentang, cabai, terong) hingga waktu tertentu untuk memutus siklus hidup hama.

Jika beberapa cara tersebut sudah diaplikasikan, selanjutkan terapkan strategi pencegahan agar nematode tidak kembali menyerang tanaman dengan beberapa rekomendasi berikut ini :

– Rotasi tanaman, rotasi dengan padi sawah sangat ampuh untuk mengurangi populasi   nematoda

– Pembajakan lahan pada masa bera (fallow)

– Penyiangan gulma secara teratur

– Cara kimiawi yaitu menggunakan Carbofuran (Furadan 3GR), Kadusafos (Ruby 10 GR), Karbosulfan (Marshal 5GR). Oleh karena itu, sangat penting bagi petani untuk mengetahui strategi penanganan dan pencegahan hama yang tepat dalam proses budidaya tanaman tomat. Selain itu, diperlukan sebuah alat atau system yang membantu petani dalam memantau kondisi dan perkembangan pertanian secara real time terutama dari serangan hama, tanpa harus mengelilingi lahan dan mengecek tanaman satu per satu. Alat dan sistem otomatis bisa didapatkan di KerabaTani Indonesia yang merupakan start up pertanian berbasis teknologi yang kini sedang mengembangkan teknologi pertanian guna meningkatkan efektivitas dan efisiensi aktivitas pertanian. Beberapa produk teknologi pertanian KerabaTani adalah Zenbox, drone, dan beberapa alat lainnya yang bisa melakukan pemantauan secara otomatis berbasis android. Informasi lengkap mengenai produk tersebut bisa diakses di http://kerabatani.com/produk/. Website ini akan membantu petani Indonesia dalam mengatasi permasalahan di lapangan dan mengenal lebih jauh tentang KerabaTani Indonesia. Adanya produk pertanian berbasis teknologi ini, diharapkan mampu mendukung digitalisasi pertanian di Indonesia sehingga mampu menciptakan petani yang cerdas dan pertanian yang berkelanjutan.

Leave a Reply