Begini Cara Mengatasi Ulat Tanah Pada Tanaman Wortel !!

Begini Cara Mengatasi Ulat Tanah Pada Tanaman Wortel !!

Sumber: teorieno.com

Wortel merupakan tanaman sayur yang memiliki siklus hidup di daerah pegunungan dengan ketinggian kurang lebih 1200 meter di atas permukaan laut. Wortel termasuk jenis tanaman yang memiliki adaptasi musim yang tinggi karena mampu dapat tumbuh di semua musim. Maka tak heran jika wortel selalu ditanam sepanjang tahun oleh petani dataran tinggi. Namun, walaupun demikian, bukan berarti wortel tahan terhadap penyakit serta mampu hidup tanpa perawatan yang baik. Perlindungan, pengendalian, dan pencegahan terhadap hama justru menjadi poin utama yang perlu diperhatikan selama budidaya tanaman wortel.

Ulat tanah merupakan jenis hama golongan serangga yang menyerang tanaman wortel. Hama jenis ini memiliki beberapa ciri yaitu berbentuk kupu-kupu yang berwarna coklat tua hingga hitam, terdapat bintik-bintik putih dan garis pada bagian sayap, panjangnya 4-5 cm. Ulat tanah cenderung beraktivitas pada malam hari, dan bersembunyi di balik akar atau di dalam tanah pada siang hari. Pada umumnya, ulat tanah akan menyerang pada bagian tunas atau batang bawah tanaman muda. Akibatnya, batang menjadi patah yang ditandai dengan adanya rongga dan bekas gigitan pada batang bawah tanaman wortel muda.

Jika sudah ada serangan ulat tanah pada tanaman wortel, maka cara mengatasinya adalah dengan merawat sanitasi kebun dan melakukan pendarahan lahan yang optimal. Alternatif lain yang bisa diterapkan adalah dengan menggunakan Lambda-sihalotrin (Matador 25 CS) yang merupakan bentuk penanganan secara kimiawi. Selanjutnya, untuk mencegah penyerangan lebih lanjut, petani bisa melakukan solarisasi dengan cara menutup lahan dengan plastik polietilen selama 6 minggu sebelum tanam.

Oleh karena itu, sangat penting bagi petani untuk mengetahui strategi penanganan dan pencegahan hama yang tepat dalam proses budidaya tanaman wortel . Selain itu, diperlukan sebuah alat atau system yang membantu petani dalam memantau kondisi dan perkembangan pertanian secara real time terutama dari serangan hama, tanpa harus mengelilingi lahan dan mengecek tanaman satu per satu. Alat dan sistem otomatis bisa didapatkan di KerabaTani Indonesia yang merupakan start up pertanian berbasis teknologi yang kini sedang mengembangkan teknologi pertanian guna meningkatkan efektivitas dan efisiensi aktivitas pertanian. Beberapa produk teknologi pertanian KerabaTani adalah Zenbox, drone, dan beberapa alat lainnya yang bisa melakukan pemantauan secara otomatis berbasis android. Informasi lengkap mengenai produk tersebut bisa diakses di http://kerabatani.com/produk/. Website ini akan membantu petani Indonesia dalam mengatasi permasalahan di lapangan dan mengenal lebih jauh tentang KerabaTani Indonesia. Adanya produk pertanian berbasis teknologi ini, diharapkan mampu mendukung digitalisasi pertanian di Indonesia sehingga mampu menciptakan petani yang cerdas dan pertanian yang berkelanjutan

Leave a Reply