<strong>Cara Ampuh Mengendalikan Hama Cendawan Pada Tanaman Stroberi</strong>

Cara Ampuh Mengendalikan Hama Cendawan Pada Tanaman Stroberi

Sumber: gdmorganic.com

Stroberi merupakan tanaman budidaya unggulan yang memiliki nilai ekonomis tinggi dan banyak diminati oleh masyarakat luas. Selain buahnya yang tergolong eksotis, stroberi juga mengandung banyak sekali kandungan gizi dan vitamin yang baik bagi kesehatan tubuh, diantaranya kalori, protein, lemak, karbohidrat, mineral (besi, kalsium fosfor), vitamin dan air. Beberapa kandungan khususnya juga membuat buah ini sangat cocok dikonsumsi oleh penderita penyakit tertentu, misalnya rendahnya kalori pada buah stroberi sehingga cocok dikonsumsi oleh penderita kencing manis (diabetes). Tentu tingginya minat masyarakat terhadap buah stroberi menjadi peluang tersendiri bagi petani. Untuk menghasilkan buah yang berkualitas dan sesuai dengan permintaan konsumen, petani perlu mengoptimalkan dan mengamankan produksi tanaman stroberi. Terutama dari serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) sejenis hama dan penyakit.

Cendawan (jamur) adalah salah satu jenis hama yang seringkali menganggu pertumbuhan dan produktivitas tanaman stroberi. Perlu diketahui, ada 3 jenis cendawan penyerang tanaman stroberi yaitu kapang kelabu, busuk buah matang, dan daun gosong. Berikut ini penjelasan lengkapnya beserta cara ampuh mengatasinya :

Kapang kelabu (Botrytis cinerea)

Cendawan Kapang Kelabu menyerang pada bagian buah tanaman. Akibatnya, buah akan membusuk dan berwarna coklat atau kelabu lalu mengering. Untuk mengatasinya, petani bisa langsung mencabut tanaman yang terinfeksi atau menggunakan fungisida berbasis Kalium bikarbonat seperti Benlate atau Grosid 50 SD. Selain itu, petani juga perlu melakukan tindakan pencegahan dengan cara mencampur Arang biochar dengan media tanam atau menggunakan aplikasi cendawan antagonis (Trichoderma harzianum , Gliclodium roseum).

Busuk buah matang (Colletotrichum fragariae Brooks)

Sesuai dengan namanya, cendawan ini menyerang pada bagian buah seperti kapang kelabu. Buah yang sudah masak akan menjadi kebasah-basahan dan berubah warna menjadi coklat muda. Selain itu juga dijumpai massa spora berwarna merah jambu yang memenuhi bagian buah tersebut. Langkah penanganan yang bisa diambil adalah dengan mencabut tanaman yang terinfeksi atau menggunakan fungisida berbahan aktif tembaga seperti Kocide 80 AS, Funguran 82 WP, Cupravit OB 21. Untuk mencegah penyerangan lebih serius, petani perlu menghindari populasi tanaman yang terlalu padat dan menerapkan aplikasi fungisida berbahan aktif tembaga secara berkala sebagai langkah pencegahan.

Daun gosong (Diplocarpon earliana atau Marssonina fragariae)

Cendawan yang satu ini berbeda dengan cendawan sebelumnya. Sesuai dengan namanya, daun gosong menyerang pada bagian daun tumbuhan. Daun yang terserang akan memunculkan bercak bulat telur sampai bersudut tidak terlalu dan berubah warna menjadi ungu tua. Jika gejala tersebut sudah tampak, maka petani harus segera mencabut tanaman yang terinfeksi atau menggunakan penanganan secara kimiwi melalui Dithane M-45 atau Antracol 70 WP. Selain itu, petani juga bisa mengaplikasikan fungisida berbahan aktif tembaga secara berkala sebagai upaya pencegahan agar cendawan tidak kembali menyerang dan menimbulkan efek yang lebih serius.

Oleh karena itu, sangat penting bagi petani untuk mengetahui strategi penanganan dan pencegahan hama yang tepat dalam proses budidaya tanaman stroberi. Selain itu, diperlukan sebuah alat atau system yang membantu petani dalam memantau kondisi dan perkembangan pertanian secara real time terutama dari serangan hama, tanpa harus mengelilingi lahan dan mengecek tanaman satu per satu. Alat dan sistem otomatis bisa didapatkan di KerabaTani Indonesia yang merupakan start up pertanian berbasis teknologi yang kini sedang mengembangkan teknologi pertanian guna meningkatkan efektivitas dan efisiensi aktivitas pertanian. Beberapa produk teknologi pertanian KerabaTani adalah Zenbox, drone, dan beberapa alat lainnya yang bisa melakukan pemantauan secara otomatis berbasis android. Informasi lengkap mengenai produk tersebut bisa diakses di http://kerabatani.com/produk/. Website ini akan membantu petani Indonesia dalam mengatasi permasalahan di lapangan dan mengenal lebih jauh tentang KerabaTani Indonesia. Adanya produk pertanian berbasis teknologi ini, diharapkan mampu mendukung digitalisasi pertanian di Indonesia sehingga mampu menciptakan petani yang cerdas dan pertanian yang berkelanjutan

Leave a Reply