Cara Menangani Gangguan Hama Tungau Pada Tanaman Cabai
Cabai Photo by Steve Johnson

Cara Menangani Gangguan Hama Tungau Pada Tanaman Cabai

Tungau memang menjadi hewan parasit yang menyerang berbagai tanaman budidaya. Walaupun bentuknya sangat kecil, namun tungau berpotensi menimbulkan kerusakan yang berat pada tanaman. Tungau yang biasa menyerang tanaman cabai adalah tungau kuning (Polyphagotarsonemus latus) dan tungau merah (Tetranycus sp.).

Serangan tungau selalu dimulai dari tunas muda dibagian pucuk daun. Serangan ini menyebabkan daun mengering hingga menjadi layu. Gejala lain ditandai dengan munculnya bercak kuning atau putih pada daun yang menunjukkan terjadinya klorosis ringan hingga berat. Serangan yang lebih fatal ditandai dengan kemunculan benang-benang halus yang menyelimuti bagian tanaman.

Petani perlu segera menindaklanjuti serangan hama tungau ini. Jika serangan belum parah, maka tanaman yang terserang harus segera dicabut dan dimusnahkan agar tidak berdampak pada tanaman yang lain. Petani juga bisa menggunakan alternative lain seperti penggunaan biocontrol melalui Introduksi Serangga dan Tungau Predator (Stethorus sp, Feltiella sp, Antrochnodax sp, Oligota sp, Phytoseiulus sp, Amblyseius sp), dan penanganan secara kimia dengan menggunakan akarisida (Abamectin, Dicofol).

Namun, sayangnya hama tungau ini hanya bisa dicegah melalui pemasangan Yellow Paper Trap (40 trap/ha). Yellow trap ini merupakan sebuah jebakan hama dengan menggunakan papan atau plastic berwarna kuning agar mampu menarik kedatangan hama. Belum ditemukan alternative lain untuk mencegah serangan hama tungau terhadap tanaman cabai.

Oleh karena itu, sangat penting bagi petani untuk mengetahui strategi penanganan dan pencegahan hama yang tepat dalam proses budidaya tanaman cabai. Selain itu, diperlukan sebuah alat atau system yang membantu petani dalam memantau kondisi dan perkembangan pertanian secara real time terutama dari serangan hama, tanpa harus mengelilingi lahan dan mengecek tanaman satu per satu. Alat dan sistem otomatis bisa didapatkan di KerabaTani Indonesia yang merupakan start up pertanian berbasis teknologi yang kini sedang mengembangkan teknologi pertanian guna meningkatkan efektivitas dan efisiensi aktivitas pertanian. Beberapa produk teknologi pertanian KerabaTani adalah Zenbox, drone, dan beberapa alat lainnya yang bisa melakukan pemantauan secara otomatis berbasis android. Informasi lengkap mengenai produk tersebut bisa diakses di http://kerabatani.com/produk/. Website ini akan membantu petani Indonesia dalam mengatasi permasalahan di lapangan dan mengenal lebih jauh tentang KerabaTani Indonesia. Adanya produk pertanian berbasis teknologi ini, diharapkan mampu mendukung digitalisasi pertanian di Indonesia sehingga mampu menciptakan petani yang cerdas dan pertanian yang berkelanjutan.

Leave a Reply