<strong>Hati- hati! Lakukan ini Jika Tanaman Semangka Anda Terserang Layu Bakteri</strong>

Hati- hati! Lakukan ini Jika Tanaman Semangka Anda Terserang Layu Bakteri

Sumber : arafuru.com

Layu merupakan sebuah fenomena umum yang sudah sering ditemui pada tanaman yang kekurangan air atau nutrisi. Namun, perlu diketahui bahwa fenomena layu ini tidak bisa dibiarkan dengan asumsi bahwa tanaman akan kembali segar setelah disiram air. Hal ini karena layu bisa menjadi penyakit yang disebabkan oleh bakteri. Erwinia tracheiphila adalah bakteri yang penyebab penyakit layu pada tanaman semangka. Tentu jika seperti ini, maka penyakit layu tidak bisa diatasi hanya menggunakan air, akan tetapi membutuhkan penanganan khusus.

Bakteri Erwinia tracheiphila memiliki ciri berbentuk batang kapsula dan dilengkapi dengan 4 flagel peritrich. Bakteri ini dapat bertahan hidup pada tubuh kumbang mentimun, dimana kumbang ini berperan sebagai vector penyakit.

Sumber : Researchgate.net

Tanaman semangka yang terserang akan timbul gejala busuk basah pada bagian tangkai daun dan ubi. Jika gejala ini sudah ditemui, maka petani harus segera mencabut dan membakar tanaman tersebut. Alternatif lain yang bisa diterapkan adalah dengan menggunakan Agrimicin atau agrept 1,2 g/lt, fungisida berbahan aktif Cu sebagai bentuk penanganan secara kimiawi. Selain penanganan, petani juga perlu melakukan pencegahan terhadap luka pada daun dan batang tanaman serta menghindari penanaman dekat tanaman vektor Erwinia lainnya (misal: kubis). Langkah ini dilakukan untuk mencegah serangan tingkat lanjut dan dampak yang lebih serius dari bakteri Erwinia tracheiphila pada tanaman semangka.

Oleh karena itu, sangat penting bagi petani untuk mengetahui strategi penanganan dan pencegahan hama yang tepat dalam proses budidaya tanaman semangka. Selain itu, diperlukan sebuah alat atau system yang membantu petani dalam memantau kondisi dan perkembangan pertanian secara real time terutama dari serangan hama, tanpa harus mengelilingi lahan dan mengecek tanaman satu per satu. Alat dan sistem otomatis bisa didapatkan di KerabaTani Indonesia yang merupakan start up pertanian berbasis teknologi yang kini sedang mengembangkan teknologi pertanian guna meningkatkan efektivitas dan efisiensi aktivitas pertanian. Beberapa produk teknologi pertanian KerabaTani adalah Zenbox, drone, dan beberapa alat lainnya yang bisa melakukan pemantauan secara otomatis berbasis android. Informasi lengkap mengenai produk tersebut bisa diakses di http://kerabatani.com/produk/. Website ini akan membantu petani Indonesia dalam mengatasi permasalahan di lapangan dan mengenal lebih jauh tentang KerabaTani Indonesia. Adanya produk pertanian berbasis teknologi ini, diharapkan mampu mendukung digitalisasi pertanian di Indonesia sehingga mampu menciptakan petani yang cerdas dan pertanian yang berkelanjutan

Leave a Reply