Hati-hati ! Siput juga hama tanaman bayam. Berikut cara penanganannya!!
Bayam Photo by Zui Hoang

Hati-hati ! Siput juga hama tanaman bayam. Berikut cara penanganannya!!

Hama tanaman memang memiliki berbagai macam bentuk. Siput adalah salah staunya. Mungkin banyak dari petani yang menganggap bahwa siput hanyalah hewan biasa yang tidak berpotensi merusak tanaman. Padahal, siput darat juga dikategorikan dalam hama tanaman bayam.

Perlu diketahui, bahwa siput memiliki dua jenis, yaitu bercangkang (bekicot) dan tidak bercangkang. Siput termasuk hewan yang lebih aktif di malam hari karena tidak tahan dengan sinar matahari pada siang hari. Namun, untuk siput bercangkang (bekicot) lebih dipengaruhi oleh factor suhu dan kelembapan lingkungan. Bekicot akan justru banyak berkeliaran pada waktu siang setelah hujan. Selain itu, siput akan lebih mudah bertahan pada lingkungan yang kotor dan tingkat kelembapan tinggi pada area tanaman. Oleh karena itu petani perlu mewaspadai tanaman bayam pada saat malam hari dan pada kondisi kelembapan yang tinggi.

Petani juga harus mengenali gejala serangan hama siput pada tanaman yang bisa ditandai adanya lubang tak beraturan pada daun dan jejak lendir pada tanaman. Hal ini karena jika tidak segera diatasi, maka dampak kerusakan yang ditimbulkan akan semakin besar. Terutama pada akar-akar muda, tunas baru dan kuncup bunga, menjadi sasaran serangan yang disukai oleh siput.

Adapun cara mengatasinya, langkah yang paling mudah adalah dengan mengambil siput menggunakan tangan. Namun, jika dinilai kurang efektif, petani bisa mencoba menggunakan cara kimiawi seprti metaldehyde (Toxiput 5 GR) atau dengan biocontrol melalui pengendalian terpadu dengan bebek. Selain langkah pengendalian, petani juga perlu mengetahui strategi pencegahan terhadap serangan hama siput. Rekomendasi strategi yang bisa diterapkan adalah dengan memasang perangkap daun dan aplikasi mulsa organik bertekstur tajam (kulit kayu, kulit telur).

Oleh karena itu, sangat penting bagi petani untuk mengetahui strategi penanganan dan pencegahan hama yang tepat dalam proses budidaya tanaman bayam. Selain itu, diperlukan sebuah alat atau system yang membantu petani dalam memantau kondisi dan perkembangan pertanian secara real time terutama dari serangan hama, tanpa harus mengelilingi lahan dan mengecek tanaman satu per satu. Alat dan sistem otomatis bisa didapatkan di KerabaTani Indonesia yang merupakan start up pertanian berbasis teknologi yang kini sedang mengembangkan teknologi pertanian guna meningkatkan efektivitas dan efisiensi aktivitas pertanian. Beberapa produk teknologi pertanian KerabaTani adalah Zenbox, drone, dan beberapa alat lainnya yang bisa melakukan pemantauan secara otomatis berbasis android. Informasi lengkap mengenai produk tersebut bisa diakses di http://kerabatani.com/produk/. Website ini akan membantu petani Indonesia dalam mengatasi permasalahan di lapangan dan mengenal lebih jauh tentang KerabaTani Indonesia. Adanya produk pertanian berbasis teknologi ini, diharapkan mampu mendukung digitalisasi pertanian di Indonesia sehingga mampu menciptakan petani yang cerdas dan pertanian yang berkelanjutan

Leave a Reply