Hati-Hati ! Tanaman Porang Juga Bisa Terserang Virus! Segera Kenali Gejala Dan Penanganannya
Photo by mediatani.com

Hati-Hati ! Tanaman Porang Juga Bisa Terserang Virus! Segera Kenali Gejala Dan Penanganannya

Virus merupakan organisasi submikroskopis yang menyerang semua jenis makhluk hidup. Termasuk tumbuhan. Fatalnya, tumbuhan yang terkena virus bisa menularkan pada tumbuhan sehat lainnya. Proses penularannya pun sangat cepat. Bahkan jika telat penanganannya maka maka sangat kecil harapannya untuk menghasilkan. Sebagaimana virus Dasheen Mosaic Virus (DsMV) yang menyerang tanaman porang. Gejala yang terlihat pada tanaman yang terserang virus ini antara lain :

– Perubahan warna pada tulang daun

– Corak mosaik berwarna pucat yang menyebar di permukaan daun

– Daun muda menggulung dan keriting

– Produktivitas menurun

Tentu jika beberapa gejala ini tidak segera diatasi, maka berdampak pada menurunnya produktivitas tanaman porang untuk menghasilan umbi porang. Dimana umbi inilah yang sangat diharapkan petani karena memiliki nilai ekonomis yang tinggi dan mendatangkan keuntungan yang besar. Terlebih, umbi porang saat ini berpotensi sebagai komoditas ekspor yang dibutuhkan oleh berbagai industri. Hal ini karena tepung hasil olahan umbi porang bisa dimanfaatkan sebagai bahan baku  untuk kosmetik, pengental, lem, mie ramen, campuran makanan serta berbagai manfaat lainnya.

Sehingga ketika terdapat gejala-gejala yang menandakan bahwa tanaman tersebut terserang virus, maka petani harus segera melakukan langkah penanganan secara mekanis berupa eradikasi tanaman yang terinfeksi dan karantina tanaman disekitarnya. Langkah ini bertujuan untuk mencegah penyebaran virus pada tanaman sehat lainnya. Selain itu, petani juga harus memahami strategi pencegahan agar tanaman porang tidak terserang virus kembali. Ada 2 langkah pencegahan yang bisa dilakukan, antara lain : penanaman tanaman refugia, introduksi predator hama, pemasangan paper trap.

Virus merupakan jenis hama kasat mata yang memiliki dampak fatal bagi pertumbuhan tanaman. Petani harus mengenali gejala-gejala yang ditimbulkan oleh virus beserta cara mengatasi dan mencegahnya. Terlebih tanaman yang terserang virus berpotensi membahayakan pada tanaman lainnya. Penanganan cepat pada hama jenis virus sangat penting diprioritaskan karena menyangkut produktivitas dan keberlangsungan sebuah tanaman. Oleh karena itu, sangat penting bagi petani untuk mengetahui strategi penanganan dan pencegahan hama yang tepat dalam proses budidaya tanaman porang. Selain itu, diperlukan sebuah alat atau system yang membantu petani dalam memantau kondisi dan perkembangan pertanian secara real time terutama dari serangan hama, tanpa harus mengelilingi lahan dan mengecek tanaman satu per satu. Alat dan sistem otomatis bisa didapatkan di KerabaTani Indonesia yang merupakan start up pertanian berbasis teknologi yang kini sedang mengembangkan teknologi pertanian guna meningkatkan efektivitas dan efisiensi aktivitas pertanian. Beberapa produk teknologi pertanian KerabaTani adalah Zenbox, drone, dan beberapa alat lainnya yang bisa melakukan pemantauan secara otomatis berbasis android. Informasi lengkap mengenai produk tersebut bisa diakses di http://kerabatani.com/produk/. Website ini akan membantu petani Indonesia dalam mengatasi permasalahan di lapangan dan mengenal lebih jauh tentang KerabaTani Indonesia. Adanya produk pertanian berbasis teknologi ini, diharapkan mampu mendukung digitalisasi pertanian di Indonesia sehingga mampu menciptakan petani yang cerdas dan pertanian yang berkelanjutan.

Leave a Reply