<strong>Ini Dia Cara Mudah Menanam Bawang Merah</strong>

Ini Dia Cara Mudah Menanam Bawang Merah

Sumber : alamtani.com

Bawang Merah (Allium Ascalonicum L) merupakan salah satu komoditas hortikultura yang sering digunakan sebagai penyedap masakan. Selain itu, bawang merah juga mengandung gizi dan yang dapat meningkatkan dan mempertahankan kesehatan tubuh manusia. Sebagai bahan penyedap yang tidak bisa terlepas dari dapur masyarakat Indonesia, eksistensi bawang merah selalu mengalami kenaikan dari tahun ke tahun. Maka tak heran jika banyak petani di Indonesia yang membudidayakan tanaman ini karena banyaknya permintaan pasar yang berarti bawang merah memiliki nilai ekonomis dan prospek pasar yang bagus.

Selama ini budidaya bawang merah diusahakan secara musiman (seasonal), yang pada umumnya dilakukan pada musim kemarau (April-Oktober), sehingga mengakakibatkan produksi dan harganya berfluktuasi sepanjang tahun. Untuk itu, para petani perlu memperhatikan cara mudah berikut untuk menanam bawang merah.

  1. Persiapan Bahan Tanam
Cara Menanam Bawang Merah di Pekarangan Rumah | KampusTani.Com

Sumber : kampustani.com

Pada umumnya bawang merah diperbanyak menggunakan umbi sebagai bibit. Petani harus pintar dalam memilih bibit karena kualitas umbi bibit merupakan salah satu faktor yang menentukan tinggi rendahnya hasil produksi bawang merah. Saat ini, petani bawang merah tidak perlu risau dalam memilih bibit bawang merah yang berkualitas. Petani dapat mendapatkannya di KerabaTani. KerabaTani hadir sebagai smart solution farming di Indonesia yang membantu para petani mendapatkan produk dan teknologi pertanian berkualitas. Selain itu petani juga bisa berkonsultasi dengan para petani lain hingga para ahli pertanian mengenai bibit bawang merah yang bagus.

Umbi yang baik untuk bibit harus berasal dari tanaman yang sudah cukup tua umurnya, yaitu sekitar 70-80 hari setelah tanam. Umbi untuk bibit sebaiknya berukuran sedang (5-10 g) yang rata-rata memiliki 2 siung umbi. Penampilan umbi bibit harus segar dan sehat, bernas (padat, tidak keriput), dan warnanya cerah (tidak kusam).

Selanjutnya umbi bibit siap ditanam apabila telah disimpan selama 2 – 4 bulan sejak panen, dan tunasnya sudah sampai ke ujung umbi. Cara penyimpanan umbi bibit yang baik adalah dengan menyimpannya dalam bentuk ikatan di atas para-para dapur atau disimpan di gudang khusus dengan pengasapan. Sebelum ditanam, kulit luar umbi bibit yang mengering dibersihkan. Untuk umbi bibit yang umur simpannya kurang dari 2 bulan biasanya dilakukan pemotongan ujung umbi sepanjang ±¼ bagian dari seluruh umbi. Tujuannya untuk mempercepat pertumbuhan tunas dan merangsang tumbuhnya umbi samping.

  • Teknik Penanaman
Cara Budidaya Bawang Merah Agar Hasil Panen Melimpah | Teknikbudidaya.Com

Sumber : teknikbudidaya.com

  • Waktu tanam bawang merah yang baik adalah pada musim kemarau dengan ketersediaan air pengairan yang cukup, yaitu pada bulan April/Mei setelah panen padi dan pada bulan Juli/Agustus. Penanaman bawang merah di musim kemarau biasanya dilaksanakan pada lahan bekas padi sawah atau tebu, sedangkan penanaman di musim hujan dilakukan pada lahan tegalan
  • Jarak tanam yang baik digunakan untuk penanaman umbi bibit berukuran sedang yaitu 20 cm x 15 cm
  • Dengan alat penugal, lubang tanaman dibuat sedalam rata-rata setinggi umbi. Umbi bawang merah dimasukkan ke dalam lubang tanaman dengan gerakan seperti memutar sekrup, sehingga ujung umbi tampak rata dengan permukaan tanah.
  • Setelah tanam, seluruh lahan disiram dengan halus dan merata.

Leave a Reply