Ini dia langkah-langkah pengolahan tanah sebelum menanam tebu

Ini dia langkah-langkah pengolahan tanah sebelum menanam tebu

Tebu termasuk jenis tanaman rumput-rumputan yang banyak dijumpai di daerah enrolling troops. Tanaman yang digunakan sebagai bahan baku pembuatan gula dan vetsin ini, menyimpan banyak manfaat dibalik rasa manisnya yang khas. Manfaat tanaman ini tidak hanya dari sisi kesehatan melainkan dari berbagai sisi seperti dari sisi industri, sisi konsumsi rumah tangga, sisi pertanian dan peternakan.

Untuk memanen tebu tidak berpengaruh pada musim. Pada musim pancaroba pun hasil panen tebu tetap memuaskan. Sebelum membicarakan mengenai hasil panen tanaman tebu, marilah kita membahas tentang langkah – langkah pengolahan tanaman tebu yang telah dirangkum oleh KerabaTani. Sebagai platform digital smart farming, KerabaTani tidak hanya membantu para petani menyediakan teknologi canggih di bidang pertanian seperti zenbox, akan tetapi juga menyediakan beragam informasi pertanian dari para ahli di bidang pertanian.

Berikut langkah-langkah pengolahan tanah sebelum menanam tanaman tebu.

  1. Tahap pertama yang harus dilakukan pada lahan semak belukar atau hutan adalah penebasan atau pembabatan untuk membersihkan semak belukar atau kayu kecil.
  2. Setelah pembabatan, dilanjutkan dengan penebangan pohon yang ada dan menumpuk hasil tebangan. Pada tanah bekas hutan, kegiatan pembersihan lahan dilanjutkan dengan pencabutan sisa akar pohon.
  3. Areal pertanaman tebu dibagi per rayon dengan luas 2500-3000 ha/rayon.
  4. Setiap rayon dibagi per blok terdiri dari 10 petak, tiap petak berukuran 200 m x 400 m (8 ha). Antar blok dibuat jalan kebun lebar 12 m dan antar petak dibuat jalan produksi dengan lebar 8 m.
  5. Penyiapan lahan terdiri dari pembajakan pertama dan kedua, penggaruan dan pembuatan kairan.
  6. Pembajakan pertama bertujuan membalik tanah serta memotong sisa-sisa kayu dan vegetasi lain yang masih tertinggal. Pembajakan dimulai dari sisi petak paling kiri. Kedalaman olah 25-30 cm dengan arah bajakan menyilang barisan tanaman tebu sekitar 45°. Kegiatan ini membutuhkan waktu 6-7 jam/petak. Peralatan yang digunakan adalah Rome Harrow 20 disc diameter 31 inci dan Buldozer HP.
  7. Pembajakan kedua dilakukan 3 minggu setelah pembajakan pertama. Arah bajakan memotong tegak lurus hasil bajakan pertama dengan kedalaman olah 25 cm. Peralatan yang digunakan adalah disc plow 3-4 disc diameter 28 inci dan traktor 80-90 HP.
  8. Penggaruan bertujuan untuk menghancurkan bongkahan tanah dan meratakan permukaan tanah. Penggaruan dilakukan menyilang dengan arah bajakan. Kegiatan ini membutuhkan waktu 9-10 jam untuk 1 petak (8 ha). Peralatan yang digunakan adalah Baldan Harrow dan traktor 140 HP.
  9. pembuatan kairan adalah pembuatan lubang untuk bibit yang akan ditanam. Kairan dibuat memanjang dengan jarak pusat ke pusat (PKP) 1,35-1,5 m kedalaman 30-40 cm dan arah operasi membuat kemiringan maksimal 2%. Kegiatan ini membutuhkan waktu 8 jam untuk satu petak (8 ha).

Leave a Reply