Kamu Perlu Tahu ! Begini Cara Mengatasi Hama Tanaman Porang Jenis Serangga Jenis Galerucida Bicolor
Cara mengatasi gangguan tanaman porang dari serangga jenis Galerucida Bicolor

Kamu Perlu Tahu ! Begini Cara Mengatasi Hama Tanaman Porang Jenis Serangga Jenis Galerucida Bicolor

Tanaman porang merupakan jenis tanaman umbi-umbian yang tergolong dalam spesies Amorphophallus muelleri. Beberapa daerah di Jawa menyebutnya iles-iles. Dulu porang ini dianggap sebagai  tanaman liar di pekarangan rumah yang diabaikan. Namun, saat ini, porang banyak dibudidayakan oleh para petani karena ternyata memiliki potensi ekspor yang tinggi. Potensi yang banyak dicari dari tanaman ini adalah tepung hasil olahan umbi porang. Dimana, tepung porang ini bisa dimanfaatkan sebagai bahan baku industri untuk kosmetik, pengental, lem, mie ramen, dan campuran makanan. Tidak hanya itu, tanaman porang ternyata memiliki khasiat untuk kesehatan karena memiliki berbagai kandungan gizi yang meliputi karbohidrat, protein, tembaga, mangan, dan lainnya.

Maka tidak heran jika kini budidaya tanaman porang mulai marak dilakukan oleh petani di berbagai daerah, terutama di wilayah Jawa. Budidaya ini juga didukung oleh Kementrian Pertanian, karena memiliki banyak keunggulan, diantaranya bisa beradaptasi pada berbagai jenis tanah dan ketinggian antara 0 sampai 700 mdpl, mampu bertahan di lahan kering, dan perawatannya pun minim. Namun, dalam hal ini bukan berarti tanaman porang tidak memerlukan perawatan. Untuk menghasilkan umbi porang yang berkualitas tentu petani tetap harus memperhatikan tata cara budidaya dan perawatan pada tanaman porang ini. Termasuk juga mengenali dan cara mengatasi hama yang menganggu dalam proses pertumbuhan porang.

Perlu diketahui, terdapat berbagai jenis hama yang menyerang tanaman porang, salah satunya  serangga Galerucida bicolor. Gejala dan tanda-tandanya bisa diketahui dari daunnya yang berlubang dan adanya serangan larva pada tangkai daun dan batang. Jika ditemukan gejala seperti ini pada tanaman porang, maka ada dua rekomendasi cara mengatasi hama tersebut. Pertama, cara kimiawi yaitu memberi carbaryl pada tanaman porang. Carbaryl merupakan suatu zat kimia dalam keluarga karbamat yang terutama digunakan sebagai insektisida untuk memberantas hama tanaman. Meskipun beracun bagi serangga, karbaril dapat didetoksifikasi dan dihilangkan dengan cepat pada hewan vertebrata. Zat ini tidak terkonsentrasi dalam lemak atau dikeluarkan dalam susu, sehingga disukai bagi tanaman pangan. Kedua, yaitu dengan cara mekanis. Serangga yang terlihat hanya perlu dijatuhkan dengan cara diambil atau digoyang lalu ditenggelamkan dalam air. Agar serangga jenis Galerucida bicolor ini tidak mengganggu tanaman porang lagi, langkah pencegahan yang bisa dilakukan adalah dengan membalik tanah disekitar tanaman bersamaan dengan penyiangan gulma rutin untuk membunuh telur atau pupa.

Itulah cara mengatasi hama jenis serangga Galerucida bicolor yang sering menyerang tanaman porang. Meskipun terlihat sepele, akan tetapi jika tidak mengetahui cara penanganan dan pencegahannya tentu akan menyusahkan petani. Berbagai gangguan ini juga berpotensi mempengaruhi pada kualitas hasil tanaman porang. Oleh karena itu, sangat penting bagi petani untuk mengetahui strategi penanganan dan pencegahan hama yang tepat dalam proses budidaya tanaman porang. Selain itu, diperlukan sebuah alat atau system yang membantu petani dalam memantau kondisi dan perkembangan pertanian secara real time terutama dari serangan hama, tanpa harus mengelilingi lahan dan mengecek tanaman satu per satu. Alat dan sistem otomatis bisa didapatkan di KerabaTani Indonesia yang merupakan start up pertanian berbasis teknologi yang kini sedang mengembangkan teknologi pertanian guna meningkatkan efektivitas dan efisiensi aktivitas pertanian. Beberapa produk teknologi pertanian KerabaTani adalah Zenbox, drone, dan beberapa alat lainnya yang bisa melakukan pemantauan secara otomatis berbasis android. Informasi lengkap mengenai produk tersebut bisa diakses di http://kerabatani.com/produk/. Website ini akan membantu petani Indonesia dalam mengatasi permasalahan di lapangan dan mengenal lebih jauh tentang KerabaTani Indonesia. Adanya produk pertanian berbasis teknologi ini, diharapkan mampu mendukung digitalisasi pertanian di Indonesia sehingga mampu menciptakan petani yang cerdas dan pertanian yang berkelanjutan.

Leave a Reply