<strong>Kendalikan Serangan Cendawan Pada Tanaman Melon dengan Cara Ini</strong>

Kendalikan Serangan Cendawan Pada Tanaman Melon dengan Cara Ini

 

Sumber: indonesiabertanam.com

Melon merupakan salah satu komoditas holtikultura yang disukai banyak orang karena rasa dan aromanya yang khas. Namun, untuk menghasilkan melon yang berkualitas dan tetap memiliki nilai ekonomis yang tinggi, maka petani harus melakukan berbagai upaya untuk mempertahankan hal tersebut. Salah satu masalah yang sering ditemui dalam budidaya tanaman melon adalah adanya Organisme Penganggu Tanaman (OPT) yang berpotensi menurunkan kualitas produk pertanian dan menimbulkan kerugian bagi petani. Salah satu OPT yang kerap menyerang tanaman melon adalah cendawan yang menyebabkan penyakit Busuk Pangkal Batang /Gummy Stem Blight (Mycophaerekka melonis).

Busuk Pangkal Batang (Gummy Stem Blight) ini merupakan sebuah penyakit busuk yang ditandai dengan munculnya getah pada pangkal batang tanaman. Gejala yang ditimbulkan dapat dilihat dari adanya corak basah (seperti tercelup minyak) pada bagian pangkal batang. Bahkan diikuti dengan keluarnya lendir merah dan mengeringnya daun jika serangan memasuki tingkat lanjut.

Untuk mengatasinya, daun-daun tanaman yang terserang dibersihkan lalu disemprot dengan fungisida Carbendazim (Derasol500 SC) dengan konsentrasi 1–2 ml/liter. Selanjutnya, pada pangkal batang yang terserang dioles dengan larutan fungisida tridemorph(CalixinEC) dengan konsentrasi 5 ml/liter. Agar serangan tidak berkelanjutan, petani bisa menggunakan mulsa plastik hitam-perak untuk mengurangi kelembaban berlebih pada daerah pangkal batang dan perakaran, menghindari terpaparnya daun dan batang tanaman dari air irigasi, dan mencegah luka pada bagian batang dan perakaran saat melakukan penyiangan gulma.

Oleh karena itu, sangat penting bagi petani untuk mengetahui strategi penanganan dan pencegahan hama yang tepat dalam proses budidaya tanaman kangkung. Selain itu, diperlukan sebuah alat atau system yang membantu petani dalam memantau kondisi dan perkembangan pertanian secara real time terutama dari serangan hama, tanpa harus mengelilingi lahan dan mengecek tanaman satu per satu. Alat dan sistem otomatis bisa didapatkan di KerabaTani Indonesia yang merupakan start up pertanian berbasis teknologi yang kini sedang mengembangkan teknologi pertanian guna meningkatkan efektivitas dan efisiensi aktivitas pertanian. Beberapa produk teknologi pertanian KerabaTani adalah Zenbox, drone, dan beberapa alat lainnya yang bisa melakukan pemantauan secara otomatis berbasis android. Informasi lengkap mengenai produk tersebut bisa diakses di http://kerabatani.com/produk/. Website ini akan membantu petani Indonesia dalam mengatasi permasalahan di lapangan dan mengenal lebih jauh tentang KerabaTani Indonesia. Adanya produk pertanian berbasis teknologi ini, diharapkan mampu mendukung digitalisasi pertanian di Indonesia sehingga mampu menciptakan petani yang cerdas dan pertanian yang berkelanjutan

Leave a Reply