<strong>Membutuhkan Banyak Pupuk,</strong>

Membutuhkan Banyak Pupuk,

Tahukah Kalian Perawatan Jeruk Yang Tepat?

Sumber : balijestro.litbang.pertanian.go.id

Buah yang memiliki rasa manis, asam serta kandungan air  yang cukup banyak ini kaya akan vitamin, mineral, protein, kalori dan serat yang baik untuk tubuh. Buah jeruk juga mengandung beta karoten dan thiamine. Tanaman yang memiliki beragam spesies ini termasuk kelas tanaman biji berkeping dua dan banyak tumbuh di daerah tropis, termasuk Indonesia. Oleh karena itu, tidak sulit untuk menemukan buah ini di pasaran Indonesia terlebih saat musim jeruk tiba.

Tanaman yang tergolong dalam keluarga Rutaceae ini memiliki pohon berbunga dengan tingginya saat dewasa dapat berkisar antara 16 dan 50 kaki (antara 5m dan 15m). Pohon jeruk adalah pohon yang selalu berdaun hijau dengan umur produktif 50-60 tahun. Beberapa pohon jeruk yang dirawat dengan baik dapat hidup hingga 100 tahun atau lebih. Namun, tahukah kalian perawatan tanaman jeruk yang tepat agar tetap mampu memproduksi buah jeruk berkualitas dalam jangka lama?

Simak ulasan berikut!

  1. Penyulaman

Dilakukan pada tanaman yang tidak tumbuh menggunakan bibit berumur sama dengan tanaman yang diganti.

  • Penyiangan Gulma

Penyiagaan gulma dilakukan minimal 3 x dalam setahun dan bisa dilakukan bersamaan dengan pemupukan tanaman jeruk. Penyiagaan dapat dilakukan secara kimiawi (herbisida sistemik) atau manual dengan menggunakan parang.

  • Pembubunan Tanah

Pembubunan tanah pada tanaman jeruk biasanya dilakukan pada tanah berlereng. Penambahan tanah perlu dilakukan jika pangkal akar sudah terlihat.

  • Pemangkasan Tanaman

Pemangkasan tanaman bertujuan membentuk tajuk pohon dan menghilangkan cabang yang sakit, kering dan tidak produktif . Tunas awal yang tumbuh dibiarkan 3-4 tunas pada jarak seragam yang kelak akan membentuk tajuk pohon. Pada pertumbuhan selanjutnya, setiap cabang memiliki 3-4 ranting atau kelipatannya. Bekas luka pangkasan ditutup dengan fungisida atau lilin untuk mencegah penyakit. Sebaiknya celupkan dulu gunting pangkas ke dalam Klorox / Alkohol sebelum digunakan. Sedangkan untuk ranting yang sakit bisa dibakar atau dikubur dalam tanah.

  • Irigasi

Perlu diperhatikan bahwa pengirigasian tidak boleh mengenai akar. Irigasi dilakukan 1x dalam seminggu pada musim kemarau. Jika air kurang tersedia, tanah di sekitar tanaman digemburkan dan ditutup mulsa

  • Penjarangan Buah

Penjarangan buah dilakukan untuk mendukung pertumbuhan, bobot dan kualitas buah. Buah yang dibuang meliputi buah yang sakit, yang tidak terkena sinar matahari dan kelebihan buah di dalam satu tangkai. Caranya yaitu hilangkan buah di ujung kelompok buah dalam satu tangkai utama dan sisakan hanya 2-3 buah

  • Pemupukan
Jumlah BSTJenis Pupuk
UreaZATSPZKDolomitPupuk Kandang
1100 g/tanaman200 g/tanaman25 g/tanaman100 g/tanaman20 g/tanaman20 kg/tanaman
2200 g/tanaman400 g/tanaman50 g/tanaman200 g/tanaman40 g/tanaman40 kg/tanaman
3300 g/tanaman600 g/tanaman75 g/tanaman300 g/tanaman60 g/tanaman60 kg/tanaman
4400 g/tanaman800 g/tanaman100 g/tanaman400 g/tanaman80 g/tanaman80 kg/tanaman
5500 g/tanaman1000 g/tanaman125 g/tanaman500 g/tanaman100 g/tanaman100 kg/tanaman
6600 g/tanaman1200 g/tanaman150 g/tanaman600 g/tanaman120 g/tanaman120 kg/tanaman
7700 g/tanaman1400 g/tanaman175 g/tanaman700 g/tanaman140 g/tanaman140 kg/tanaman
8800 g/tanaman1600 g/tanaman200 g/tanaman800 g/tanaman160 g/tanaman160 kg/tanaman
>8>1000 g/tanaman2000 g/tanaman200 g/tanaman800 g/tanaman200 g/tanaman200 kg/tanaman

Tertarik dengan info seputar pertanian lainnya?

Kunjingi website www.kerabatani.com sekarang juga !

Dijamin kalian akan menemukan tips & trick menarik yang akan menuntun kalian untuk bertani menggunakan teknologi canggih dan produk – produk berkualitas dari KerabaTani.

Leave a Reply