Mengenal Lebih Dekat dengan Pertanian 4.0
Photo by semutsujud.blogspot.com

Mengenal Lebih Dekat dengan Pertanian 4.0

30/Nov/2020

Jika kata Revolusi Industri 4.0 sudah tidak asing lagi, bagaimana dengan Pertanian 4.0? Apakah juga cukup tak asing? Atau malah masih asing didengar atau diucapkan? Revolusi Industri 4.0 saat ini sedang sangat hangat menjadi perbincangan. Dari segi pertanian, Revolusi Industri 4.0 menjadi salah satu era kebangkitan untuk juga melebarkan sayap bidang Pertanian untuk juga terus berevolusi mengikuti zaman. Untuk itu, kita harus benar-benar tahu. Apa sebenarnya makna dari Pertanian 4.0 itu?

Semua istilah itu menjadi muncul karena adanya perkembangan teknologi 4.0 yang telah melesat. Semua aspek bidang kehidupan sedang seru-serunya untuk menerapkan teknologi ini untuk kemudahan mereka. Ada istilah kecerdasan buatan (AI), robot, drone, IoT hingga analisis big data sudah menjadi bahasan yang biasa di zaman revolusi industri 4.0 ini. Bagaimana dengan pertanian? Apakah bidang ini termasuk bidang yang juga sedang gencarnya memanfaatkan teknologi dan mulai beralih untuk menerapkan revolusi industri?

Jawabannya iya! Dengan tumbuh kembang pesatnya teknologi dan cara bisnis yang baru, hal tersebut juga mendorong bagaimana pertanian di Indonesia juga harus semakin kreatif dan inovatif. Menurut Arif Satria Rektor IPB dalam sebuah Media Indonesia,  Pertanian 4.0 ialah pertanian dengan ciri pemanfaatan teknologi artificial intelligence, robot, internet of things, drone, blockchain, dan big data analitik, untuk menghasilkan produk unggul, presisi, efisien, dan berkelanjutan.

Digitalisasi pertanian merupakan aspek penting dalam Pertanian 4.0. Memang sangat sulit dalam mengubah kebiasaan lama untuk mencoba hal baru dalam pengolahan pertanian dari segi aspek, yakni aspek pengolahannya tanamannya, aspek penjualannya, aspek pemeliharannya dan aspek lain yang mempengaruhinya. Namun teknologi itu ada tidak lain adalah untuk membantu pekerjaan manusia.

Melalui Pertanian 4.0, petani diberikan kemudahan-kemudahan terkait dengan pemakaian teknologi untuk memperbaiki dna mengembangkan lahannya diberbagai aspek. Memang awalnya sangat sulit karena arus beradaptasi dengan cara baru dan belajar bagaimana terbiasa untuk menerapkannya. Namun dari proses itulah, nantinya juga akan memberikan manfaat tersendiri dalam pengolahan lahannya ataupun pemasaran produk untuk memberikan jangkauan yang lebih besar namun juga berkualitas dengan implementasi teknologi.

Untuk itu, semakin banyak startup-startup yang juga memfokuskan dan memberikan value produknya untuk memajukan pertanian Indonesia demi mewujudkan Pertanian 4.0. Namun hal itu tidak akan pernah berhasil diterapkan secara masal, ketika hanya ada satu pihak yang menerapkan visi dan misinya. Perlu ada bantuan dari segala aspek, seperti pemerintah, stakeholder, dan tentunya yang paling penting adalah petani di Indonesia. Indonesia sudah bagus dan berkembang dengan pesat terkait Pertanian 4.0 nya, buktinya telah melahirkan banyak startup pertanian skala lokal dan nasional. Manfaatnya memang belum terlihat secara nasional, namun yang terpenting startup-startup tersebut telah memberikan pengaruh yang luar biasa terhadap mitranya. Dengan Pertanian 4.0, Indonesia yang sebagai negara agraris akan makin maju dan sejahtera. nad

Leave a Reply