<strong>Tanaman Melon Anda Sering Layu? Yuk Kenali Penyebab dan Cara Penanganangannya Disini</strong>

Tanaman Melon Anda Sering Layu? Yuk Kenali Penyebab dan Cara Penanganangannya Disini

Sumber: penjagarumah.com

Tanaman layu mungkin sudah menjadi fenomena yang akrab dijumpai pada tanaman yang kekurangan air atau nutrisi. Namun, ternyata tidak semua tanaman layu disebabkan oleh factor tersebut. Melainkan, bisa saja dipengaruhi oleh bakteri Erwinia tracheiphila yang menyebabkan penyakit Layu bakteri. Bakteri ini berbentuk batang, dilengkapi dengan 4- flagel peritrich. Bakteri membentuk kapsula. Bakteri ini dapat bertahan hidup dan pada tubuh kumbang mentimun dan kumbang ini juga berperan sebagai vektor penyakit.

Melon merupakan salah satu tanaman budidaya yang rentan terserang bakteri ini. Gejala yang ditimbulkan adalah daun dan cabang menjadi layu, terjadi pengkerutan pada daun, warna daun menguning, mengering dan akhirnya mati. Selain daun, gejala serangan bakteri ini juga bisa dilihat dari batang tanaman, dimana jika dipotong melintang akan mengeluarkan lendir putih kental dan lengket bahkan dapat ditarik seperti benang. Untuk mengatasinya, satu-satunya cara yang bisa dilakukan petani yaitu dengan mencabut dan memusnahkan tanaman yang terinfeksi.

Untuk meningkatkan keamanan tanaman, petani juga perlu menerapkan rekomendasi pencegahan dari serangan bakteri Erwinia tracheiphila dengan cara berikut ini :

  • Hindarkan tanaman dari serangga inang (Aulacophora femoralis Motsch)
  • sebelum ditanami, media semai disterilisasi dengan Basamid G dengan dosis 40 g/m2
  • Rendam benih dengan larutan bakterisida (Agrimycin atau Agrept) dengan dosis 1,2 g/L

Oleh karena itu, sangat penting bagi petani untuk mengetahui strategi penanganan dan pencegahan hama yang tepat dalam proses budidaya tanaman melon. Selain itu, diperlukan sebuah alat atau system yang membantu petani dalam memantau kondisi dan perkembangan pertanian secara real time terutama dari serangan hama, tanpa harus mengelilingi lahan dan mengecek tanaman satu per satu. Alat dan sistem otomatis bisa didapatkan di KerabaTani Indonesia yang merupakan start up pertanian berbasis teknologi yang kini sedang mengembangkan teknologi pertanian guna meningkatkan efektivitas dan efisiensi aktivitas pertanian. Beberapa produk teknologi pertanian KerabaTani adalah Zenbox, drone, dan beberapa alat lainnya yang bisa melakukan pemantauan secara otomatis berbasis android. Informasi lengkap mengenai produk tersebut bisa diakses di http://kerabatani.com/produk/. Website ini akan membantu petani Indonesia dalam mengatasi permasalahan di lapangan dan mengenal lebih jauh tentang KerabaTani Indonesia. Adanya produk pertanian berbasis teknologi ini, diharapkan mampu mendukung digitalisasi pertanian di Indonesia sehingga mampu menciptakan petani yang cerdas dan pertanian yang berkelanjutan

Leave a Reply