Terbukti! Ini Dia Strategi Pengendalian Hama Jenis Nematoda Pada Tanaman Wortel

Terbukti! Ini Dia Strategi Pengendalian Hama Jenis Nematoda Pada Tanaman Wortel

Hama dan penyakit merupakan kendala utama dalam pertumbuhan tanaman wortel. Namun, dari sekian jenis hama dan penyakit yang menyerang tanaman wortel, nematoda jenis puru akar adalah hama yang paling merugikan. Adapun nematoda sendiri adalah binatang mungil (mikrofauna) yang menyerupai cacing atau belut serta menjadi parasit pada tanaman wortel. Perlu diketahui, ada 90 jenis nematoda yang menjadi parasit tanaman wortel, tapi yang paling merusak adalah jenis puru akar (Meloidogyne spp). Adanya serangan dari jenis hama ini bisa ditandai dengan adanya percabangan (forking) pada akar wortel, kerusakan jaringan pada sekunder wortel, serta munculnya bintil-bintil puru pada permukaan akar. Jika gejala akibat serangan puru akar tidak segera diatasi, maka berpotensi menimbulkan penurunan atau bahkan kehilangan hasil panen tanaman wortel. Bahkan kerugian yang ditimbulkan dapat mencapai 15-59%.

Oleh karena itu, untuk mengatasi serangan hama tersebut, petani bisa menggunakan dua cara. Pertama dengan cara mekanis yaitu mencabut tanaman yang terinfeksi. Kedua dengan cara bera yaitu menghindari penanaman tanaman kentang dan sejenisnya (cabai,tomat,terong) hingga waktu tertentu untuk memutus siklus hidup hama Selanjutnya untuk mencegah serangan lebih fatal, petani bisa menerapkan beberapa strategi yaitu solarisasi, fumigasi dengan Metil Br atau Phosphine atau nematisida (Furadan 3GR).

Oleh karena itu, sangat penting bagi petani untuk mengetahui strategi penanganan dan pencegahan hama yang tepat dalam proses budidaya tanaman wortel. Selain itu, diperlukan sebuah alat atau system yang membantu petani dalam memantau kondisi dan perkembangan pertanian secara real time terutama dari serangan hama, tanpa harus mengelilingi lahan dan mengecek tanaman satu per satu. Alat dan sistem otomatis bisa didapatkan di KerabaTani Indonesia yang merupakan start up pertanian berbasis teknologi yang kini sedang mengembangkan teknologi pertanian guna meningkatkan efektivitas dan efisiensi aktivitas pertanian. Beberapa produk teknologi pertanian KerabaTani adalah Zenbox, drone, dan beberapa alat lainnya yang bisa melakukan pemantauan secara otomatis berbasis android. Informasi lengkap mengenai produk tersebut bisa diakses di http://kerabatani.com/produk/. Website ini akan membantu petani Indonesia dalam mengatasi permasalahan di lapangan dan mengenal lebih jauh tentang KerabaTani Indonesia. Adanya produk pertanian berbasis teknologi ini, diharapkan mampu mendukung digitalisasi pertanian di Indonesia sehingga mampu menciptakan petani yang cerdas dan pertanian yang berkelanjutan

Leave a Reply