Tips Lengkap Perawatan Tanaman Melon
Melon Photo by Nina Luong

Tips Lengkap Perawatan Tanaman Melon

Sebagai salah satu komoditas pertanian yang mampu memberi keuntungan ekonomis yang tinggi bagi penanamnya, tanaman melon termasuk ke dalam tanaman yang mudah terserang hama dan penyakit, salah satunya adalah busuk pada buah melon yang akan mengakibatkan petani mengalami kerugian. Oleh karena itu, dalam pembudidayaannya, petani melon harus sedikit ekstra sabar dalam hal perawatan tanaman melon. Tidak bisa sembarangan, dan tidak bisa disamakan dengan komoditas lain sejenisnya, berikut adalah tips lengkap perawatan tanaman melon yang sudah dirangkum oleh KerabaTani.

  1. Penyulaman bibit

Penyulaman dilakukan setelah 2 minggu pasca penanaman bibit. Bibit yang abnormal, sakit, hingga mati harus dicabut dan diganti dengan bibit baru agar didapatkan kualitas melon yang bagus. Sebaiknya penyulaman bibit dilaksanakan pada sore hari. Hal ini dimaksudkan untuk mempermudah proses adaptasi bibit tanaman melon. Setelah penyulaman selesai dilakukan, maka petani harus segera melakukan penyiraman agar bibit langsung bisa mendapatkan intensitas air.

  • Irigasi

Penyiraman pada lahan tanaman melon dilakukan menggunakan gembor secara merata pada setiap lubang tanam. Perlu diperhatikan bahwa petani harus menghindari tercipratnya air ke daun dan batang tanaman melon. Daun atau batang yang terkena cipratan air akan yang dapat meningkatkan resiko tanaman melon terserang oleh penyakit.

  • Penyiangan Gulma dan Perempelan/Pewiwilan

Penyiangan Gulma dilakukan dengan mencabut gulma disekitar lubang tanam melon. Gulma akan mengganggu proses pertumbuhan tanaman melon, sehingga harus segera disingkirkan. Lalu untuk perempelan, petani dapat melakukannya pada tunas-tunas samping tanaman yang tidak produktif. Hal ini dilakukan untuk memfokuskan hasil fotosintesis ke tunas buah yang produktif saja.

  • Pemasangan struktur penopang (Lanjar)

Pemasangan berupa dua bilah bambu yang diikat membentuk struktur segitiga, masing-masing bilah ditancap  berjajar pada pinggir lubang tanam di antara baris tanaman. Batang tanaman melon yang menjalar harus diarahkan mengikuti arah lanjar secara rutin (2-3 hari sekali) menggunakan tali (rafia atau benang kasur)

  • Pemupukan Susulan :
  1. 20 HST : 330 kg/ha Urea, 220 kg/ha TSP,
  2. 40 HST : 220 kg/ha Urea, 550 kg/ha TSP, 160 kg/ha KCl
  3. 60 HST : 440 kg/ha Urea
  4. Pembumbunan

Pemupukan susulan dilakukan dengan menggali sedikit lapisan tanah pada lubang tanam dan menyebarkan pupuk sesuai dengan dosis yang diberikan, pemupukan diakhiri dengan menimbun pupuk dengan tanah sekaligus melakukan pembumbunan

Dari tips – tips yang telah dipaparkan tersebut, petani dapat melaksanakannya untuk mendorong peningkatan kualitas panen melon pada lahannya. Selain itu, petani dapat menemukan berbagai macam produk pertanian yang berkualitas di KerabaTani. KerabaTani adalah perusahaan teknologi yang bergerak pada bidang pertanian. Misi kami guna meningkatkan produktivitas hasil panen pertanian melalui penerapan internet of things, dan meningkatkan hasil penjualan pertanian melalui platform yang terintegrasi. Untuk mengetahui lebih lanjut, silahkan kunjungi website kami di www.kerabatani.com !

Leave a Reply