Tips & Trick Of The Week Pemeliharaan Tanaman Tomat
Tomat Photo by Robin St

Tips & Trick Of The Week Pemeliharaan Tanaman Tomat

Tanaman tomat merupakan salah satu tanaman kaya vitamin C yang bermanfaat bagi tubuh. Selain dijadikan sebagai olahan makanan, tomat memiliki banyak manfaat lain salah satunya adalah digunakan sebagai bahan produk kecantikan. Menyikap dari berbagai manfaat yang ditawarkan oleh tanaman tomat inilah yang membuat banyak para petani memilih untuk membudidayakan tanaman tomat. Tanaman tomat juga memiliki harga yang cukup stabil dan bernilai ekonomis di pasaran.

Namun perlu diingat bahwa pemeliharaan tanaman tomat harus dilakukan dengan benar agar petani tomat dapat mendapat keuntungan yang optimal dari hasil panen tomat. Berikut adalah tips dan trick pemeliharaan tanaman tomat agar menghasilkan produk panen yang maksimal.

  1. Penyiraman

Tanaman tomat merupakan salah satu tanaman penyuka air. Oleh karena itu tanaman tomat harus sering disirami agar daun tidak mudah layu. Penyiramannya dilakukan di sekitar tanaman tomat dan dilakukan dengan hati-hati.

2. Penyulaman

Penyulaman atau biasa diartikan dengan penggantian bibit yang kurang sehat dengan bibit baru yang sehat harus segera dilakukan pada tanaman tomat. Tanaman tomat yang kurang sehat akan menularkan penyakit terhadap tanaman yang lainnya apabila tidak segera diganti. Penggantian bibit yang tidak sehat dapat dilakukan setelah beberapa hari bibit tersebut ditanam.

3. Pemupukan

Pemupukan pertama kali dilakukan pada saat memindahkan tanaman tomat untuk merangsang awal pertumbuhan tanaman. Pemupukan dapat dilakukan dengan pemberian larutan pupuk dalam air 1:2:1 yang disiramkan pada sekeliling tanaman. Setelah itu pupuk dibenamkan di tanah sedalam 1-2 cm. pemupukan yang kedua dilakukan dengan cara yang sama namun pada kedalaman 10 cm di dalam tanah dengan jarak sejauh 10 cm di sekeliling tanaman. Ketentuannya pada tanah berpasir, diperlukan perbandingan 1:2:2. Pupuk N yang diberikan 50-100 kg/Ha; (100-120 kg Urea, 300-400 kg DS, 125-150 kg ZK). Pada saat tanaman tomat berbuah pertama diberi pupuk N sebanyak 20-30 kg/Ha dan 50-60 kg Urea/Ha.

4. Perawatan tanah

Tanah diantara tanaman tomat ditutup dengan menggunakan rumput, jerami atau daun-dauan lainnya yang telah mengering. Cara ini sering disebut dengan mulch. Tujuannya yaitu untuk menghambat penguapan air, sehingga tanaman tomat akan mampu menyerap air dari dalam tanah dengan baik.

5. Pemangkasan

Meskipun tumbuh dengan ukuran pohon yang tidak besar, namun tanaman tomat perlu dilakukan pemangkasan pada tunas muda selama sekali hingga dua kali setiap bulan. Pemangkasan dilakukan bila terdapat banyak cabang. Tujuannya agar buah yang dihasilkan tidak kerdil dan lambat masak. Selain itu pemangkasan juga dilakukan pada batang pucuk setelah tanaman tumbuh dua helai daun diatas dompolan buah yang kelima. Perlu diketahui bahwa batang tomat yang bagus memiliki 2-3 tunas cabang.

Temukan tips & trick menarik lainnya hingga produk-produk pertanian dengan kualitas terbaik yang didukung dengan teknologi canggih di www.kerabatani.com. Para petani yang melek pengetahuan akan dapat mengoptimalkan hasil panen mereka, lalu meraup untung sebesar-besarnya.

Leave a Reply